Bagaimana sih Menyusun Cerita yang Memikat bagi Penulis Pemula?
Bagi seorang penulis pemula, menyusun cerita yang memikat adalah hal yang cukup rumit. Pasalnya, menulis cerita yang menarik adalah sebuah keterampilan yang perlu diasah, dan banyak penulis pemula yang belum terbiasa dalam melakukannya. Lantas, apakah Anda sebagai seorang penulis pernah merasa kesulitan dalam menyusun cerita?
Jika iya, artinya Anda perlu mengasah lagi keterampilan agar menghasilkan cerita yang memikat. Ini sangat penting karena dengan cerita yang kuat dapat menarik perhatian pembaca, menggeraksan emosi, dan membawa mereka ke dalam dunia yang penulis ciptakan.
6 Cara yang Bisa Membuat Tulisan Anda Menarik
Ada beberapa aspek yang bisa Anda gunakan sebagai acuan ketika menyusun sebuah cerita agar terkesan menarik dan memikat untuk dibaca. Apa saja? Yuk simak langkah-langkah praktis berikut ini!
1. Mulailah dengan Ide yang Kuat
Ide adalah sebuah pondasi utama dalam kepenulisan. Kadang-kadang, ide sederhana yang datang dari kehidupan sehari-hari pun dapat berkembang menjadi cerita yang memikat. Asalkan, Anda cermat dalam memilih dan memilah ide-ide tersebut. Nah, bagaimana cara menemukannya? Cobalah hal-hal berikut ini!
- Lakukan Pengamatan
Lihatlah dunia sekitar Anda! Perhatikan sejenak orang-orang dan kejadian-kejadian yang sedang terjadi. Terkadang momen-momen kecil itu dapat menginspirasi cerita yang luar biasa. Anda bisa terlebih dahulu menyatat hal-hal yang menarik pemikiran Anda, baru setelahnya memilih kira-kira hal apa yang menarik untuk dituliskan.
- Buat pertanyaaan
Cobalah mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang memicu imajinasi. Misalnya, “Bagaimana jika hidup di dunia tanpa teknologi?” atau “Bagaimana jika aku memiki kekuatan super?”. Jawaban dari pertanyaan tersebut jika dikembangkan dengan imajinasi dapat membuat cerita yang memikat.
- Ambil Pengalaman Pribadi
Banyak penulis pemula yang mulai menulis tentang pengalaman hidup mereka, baik itu dijadikan sebuah fiksi ataupun nonfiksi. Terkadang, perasaan atau peristiwa yang pernah dialami bisa menjadi dasar yang kuat untuk cerita. Sekarang, cobalah ingat pengalaman-pengalaman menarik apa yang ada dalam hidup Anda?
2. Buat Karakter yang Menarik
Karakter adalah jantung dari setiap cerita karena mereka membawa pembaca menikmati alur yang disajikan. Penulis pemula sering kali membuat karakter yang datar, seperti yang jahat pasti merusak atau yang baik pasti sempurna. Namun, sebaiknya karakter itu dibuat dengan kompleks. Berikut cara yang dapat Anda lakukan untuk membuat karakter menarik.
- Memberikan Motivasi yang Jelas
Setiap karakter yang Anda buat harus memiliki tujuan dan motivasi yang jelas. Apa yang mereka inginkan dan bagaimana mereka menggapainya? Anda harus memikirkan jawaban dari pertanyaan tersebut. Sebab, motivasi ini lah yang akan mendorong pembentukan alur cerita.
- Kepribadian Unik
Karakter yang unik dan kuat tidak hanya menyangkut soal baik atau buruk, tetap juga sisi manusiawi lainnya. Anda bisa memberikan mereka kelebihan dan kekurangan, kelemahan atau kekuatan, atau hal unik lainnya yang memperkuat pembentukan karakter mereka.
- Perubahan Karakter
Perubahan karakter adalah salah satu elemen penting dalam menyusun cerita yang menarik. Karakter yang berubah sepanjang cerita cenderung lebih memikat karena seakan pembaca mengikuti perjalanan mereka. Oleh karenanya, Anda harus memikirkan dengan matang bagaimana karakter Anda mengalami pertumbuhan ini.
3. Bangun Alur yang Memikat
Alur adalah urutan atau rangkaian kisah dalam sebuah cerita, terlebih cerita fiksi. Sebuah cerita yang memikat tidak hanya memiliki alur yang jelas, tetapi juga menggugah rasa penasaran pembaca. Namun, penulis pemula cukup sering membuat alur yang tergolong flat atau terlalu sederhana. Lalu, apa yang harus dilakukan?
- Mulai dengan Konfik
Setiap cerita membutuhkan konflik atau masalah yang terjadi. Tanpa konflik, cerita akan terasa hambar. Konflik ini bisa Anda buat dalam bentuk internal yang berasal dari dalam diri karakter atau konflik eksternal yang berasal dari dunia sekitar mereka. Anda bebas untuk mengkreasikannya!
- Buat Ketengangan
Jangan lupa memberikan ketegangan dalam cerita agar pembaca penasaran dan ingin tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Jangan terlalu cepat memberikan jawaban, biarkan lah ketegangan dan misteri itu tetap ada sehingga dapat terus menggugah rasa keingintahuan pembaca.
- Ending yang Memuaskan
Buatlah ending atau akhir cerita dengan memuaskan. Tidak ada batasan apakah Anda menginginkan akhir cerita yang happy ending, sad ending, ataupun open ending. Namun, perlu diingat bahwa hal yang terpenting adalah ending tersebut bisa memberikan dampak emosional yang besar bagi pembaca.
4. Gunakan Latar yang Mendetail
Langkah menyusun cerita yang memikat bagi penulis pemula selanjutnya adalah membuat latar yang mendetail. Meskipun cerita pasti berfokus pada tokoh, tetapi dunia tokoh itu berada juga memiliki peran penting dalam penggambaran cerita. Buatlah seolah-olah pembaca berada di dalam dunia cerita tersebut dengan cara berikut.
- Pendeskripsian yang Jelas
Meskipun tidak harus dijelaskan secara mendalam, deskripsi yang jelas bisa membuat dunia yang ada dalam cerita terasa lebih hidup. Misalnya, daripada mengatakan “dia berjalan di pantai,” ubahlah menjadi “jejak langkahnya tertinggal di sepanjang lautan pasir yang terhampar luas.”
- Konsistensi Latar
Latar yang Anda ciptakan harus konsisten. Misalnya, jika Anda menyusun sebuah fiksi ilmiah, pastikan tetap berpedoman pada realitas dunia tanpa memasukkan elemen yang bersifat fantasi. Hal tersebut dimaksudkan agar pembaca tidak bingung atau merasa cerita tersebut tidak logis.
- Maksimalkan Suasana
Maksimalkan juga latar suasana dalam cerita yang Anda buat. Jika cerita sedang memasuki scene menegangkan, cobalah gunakan susasana yang suram. Jika cerita sedang memasuki scene romantis, coba gunakan suasana dengan sentuhan hangat. Sesuaikan suasana tersebut dengan setiap adegan yang Anda gambarkan.
5. Tambahkan Dialog
Dialog atau percakapan adalah cara yang efektif untuk memperkuat dan membangun hubungan antartokoh. Bagi penulis pemula, mungkin Anda pernah merasa kesulitan dalam membuat dialog terdengar alami. Namun, jangan khawatir. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar bisa menghasilkan dialog yang baik.
- Perbedaan Karakter
Setiap karakter harus memiliki perbedaan dalam mengucapkan dialognya. Meksipun sifatnya berbentuk tulisan, tetapi penulisan dialog penting untuk dicermati. Hal ini bisa didasarkan pada latar belakang mereka, kepribadian, atau emosi yang mereka alami ketika sedang berbicara.
- Pentingnya Penjelasan Dialog
Dalam sebuah dialog, terkadang apa yang ada di benak para tokoh tidak diucapkan secara mendetail. Maka dari itu, dibutuhkan penjelasan atau subteks pada percakapan atau dialog setiap karakter untuk menambah pemahaman dan kedalaman emosional cerita.
6. Baca Ulang
Langkah terakhir menyusun cerita yang memikat bagi penulis pemula adalah dengan membaca ulang keseluruhan cerita selepas penulisan selesai. Pada tahap ini adalah saat di mana Anda dapat memperbaiki struktur cerita, memperbaiki karakter, dan memastikan bahwa cerita Anda mengalir dengan baik.
Jangan pernah ragu untuk menghapus bagian yang tidak penting atau menganggu pemikiran Anda. Selain itu, Anda juga bisa meminta teman atau kenalan untuk memberikan masukan. Pendapat tersebut bisa menjadi perspektif yang berguna dalam proses penulisan Anda selanjutnya.
Menyusun Cerita Memikat Secara Profesional?
Itulah beberapa langkah yang dapat diterapkan bagi penulis pemula dalam menulis dan menyusun cerita yang memikat. Namun, apabila Anda tidak memiliki waktu dalam melakukan hal-hal tersebut, silakan manfaatkan jasa penulis profesional yang saat ini banyak digunakan. Bersama http://jasapenulisprofesional.com,, Anda dapat menghasilkan buku dengan cerita yang menarik dan menggugah rasa keingintahuan pembaca.